Pada tahun baru 2023 ini. Ia adalah teramat penting bagi umat Tuhan untuk mendengar suara Roh Kudus & persiapkan diri serta selarikan kehidupan dengan gerakan ilahi.

3 Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!
Bertaubatlah!
Matius 3:2-3 (TB)
2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”
Sebelum pemulihan dapat terjadi di kalangan umat Tuhan,kita terlebih dahulu perlu merendahkan diri.
Keangkuhan
Yesaya 40:4 (FAYH)
4 Timbunlah lembah-lembah; ratakan gunung dan bukit! Luruskan jalan yang berliku-liku dan ratakan jalan yang berlekuk-lekuk.
Maksud,
- Lembah: Luka hati yang mendalam & tidak rela mengampuni
- Gunung & bukit: Sikap yang selalu meninggikan serta membenarkan diri sendiri
- Jalan yang berliku-liku & berlekuk-lekuk: Gaya kehidupan yang munafik
Pernyataan Kemuliaan Tuhan
Apabila kita rela ditegur Roh Kudus dalam kekudusan Hadirat Tuhan & bertaubat,susulan daripada itu adalah pernyataan kemuliaan Elohim dalam kepenuhan melalui Gereja Kristus, malah disaksikan setiap manusia ! HalleluYah.
Yesaya 40:5 (TB) maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.”
& supaya kita tidak beribadah secara sia-sia.
Yeremia 18:15 (BM) Tetapi umat-Ku telah melupakan Aku; mereka membakar kemenyan untuk berhala. Mereka tersandung di jalan yang harus dilalui mereka, mereka tidak lagi mengikut jalan dahulu kala; mereka menyimpang ke jalan yang belum diratakan.
Jalan Kudus
Jika kita tidak rela untuk ‘meratakan’ keangkuhan diri & tidak mau mendengar teguran Tuhan tersebut,kita sudah tersimpang dari Jalan Kudus.
Seperti Yohanes Pembaptis yang persiapkan jalan bagi kedatangan Yesus,dengan cara yang sama kita juga perlu untuk menerima kedatangan Tuhan & Raja Yesus kali kedua.
Yesaya 35:8 (FAYH) Di tempat yang tadinya gurun akan ada jalan raya yang disebut Jalan Kudus. Orang yang najis tidak boleh melaluinya. (Allah akan berjalan di situ bersama-sama dengan kamu.) Orang bebal tidak akan menginjaknya.
Raja Asa
Jangan setakat puas hati memiliki permulaan yang baik dalam Tuhan ,tetapi pastikan kita berakhir dengan baik juga.
Kita dapat ambil iktibar daripada kehidupan Raja Asa dimana pada permulaan pemerintahannya selama bertahun-tahun ia taat melakukan hal-hal yang diperkenankan YAHWEH,seperti Daud.
Tetapi kemudian pada tahun pemerintahan ke-36, ia tidak lagi bersandar kepada Tuhan, khususnya dalam peperangan dengan Raja Baesa.
Apabila ditegur oleh Nabi Hanani pula (2Taw.16:7) ia bukan setakat tidak bertaubat,malah merasa marah lalu memenjarakan utusan Tuhan tersebut .Tambahan dengan itu,Asa juga bertindak dengan menindas rakyat .
Tiga tahun kemudian, ia menderita penyakit di kakinya lalu mengulangi kesilapan dengan tidak bersandarkan Tuhan sekali lagi & tidak mencari pertolonganNya ,tetapi kepada para tabib (2Taw.16:12).
Oleh sebab itu,ia meninggal dunia pada umur 41 .
Bayangkan selama 5 tahun yang terakhir hidup Asa,Tuhan dalam belas kasihanNya menunggu ia bertaubat . Malangnya,Asa tumpas kerana keangkuhannya.
Janganlah Mengeraskan Hatimu
Ibrani 3:14-15 (FAYH)
14 Sebab, jika kita setia sampai akhir, dan percaya kepada Allah seperti pada waktu kita mula-mula menjadi orang Kristen, maka kita akan turut memiliki segala sesuatu yang dimiliki Kristus.
15 Tetapi sekaranglah saatnya. Jangan sekali-kali melupakan peringatan ini, “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara Allah berbicara kepadamu, janganlah mengeraskan hatimu melawan Dia seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel pada waktu mereka memberontak terhadap Dia di padang gurun. “
















